MENUJU NEW NORMAL, PEMKAB BLORA AKAN BUKA KEMBALI MASJID DAN GEREJA



APDESINEWS.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berencana akan kembali membuka masjid dan gereja dalam rangka menuju new normal. Selain tempat ibadah, sejumlah aktivits masyarakat yang sempat ditutup juga akan dibuka kembali secara bertahap.

Menurut Bupati, Djoko Nugroho masa transisi menuju new normal ini sudah dimulai dengan masuknya kembali seluruh ASN di Kabupaten Blora untuk bekerja di kantor dengan menerapkan protokol kesehatan, sudah tidak ada work from home (WFH) lagi.

“Selanjutnya saya minta agar tempat ibadah baik masjid maupun gereja, dan tempat ibadah lainnya bisa segera dibuka dengan mematuhi protokol kesehatan. Atur jarak ketika beribadah, misalnya saat sholat, imam tidak usah meminta untuk merapatkan barisan, melainkan mengatur jaraknya. Saat ini keselamatan menjadi yang utama, karena new normal bukan berarti Covid-19 selesai,” kata Bupati, Kamis (11/6).

Selain tempat ibadah, Pemkab juga akan kembali membuka tempat pariwisata, arena olahraga serta kegiatan ekonomi di pasar hewan. Meski begitu, semuanya tetap diminta untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Saat seperti ini olahraga justru penting untuk menjaga kesehatan. Silahkan GOR dibuka, tenis juga bisa. Asalkan jangan sampai menggelar event atau turnamen olahraga yang menimbulkan banyak kerumunan, belum boleh itu,” terangnya.
Lalu tentang aktifitas ekonomi baik di pasar tradisional maupun pasar hewan, menurut Bupati harus mulai dibuka dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti wajib pakai masker, jaga jarak dan disediakan tempat cuci tangan pakai sabun.

“Kemarin memang pasar hewan yang ada di Pasar Pon Blora dan Pasar Pahingan Randublatung kita tutup karena ada kekhawatiran menjadi tempat persebaran virus mengingat banyak pedagang hewan yang berasal dari luar kota Blora. Namun saat ini kami minta Dindagkop UKM untuk mempersiapkan pembukaannya kembali, juga dengan menerapkan protokol kesehatan, wajib ini,” tambah Bupati.

Meski akan kembali membuka sejumlah aktivits untuk menuju new normal,  namun untuk kegiatan yang sifatnya mengundang kerumunan Pemkab masih belum akan memberi ijin.

“Hiburan pesta pernikahan, seperti dangdut, musik, dan pertunjukan seni budaya lainnya. Jangan diizinkan dulu, kita lihat perkembangan terlebih dahulu karena mengaturnya ini susah. Memang banyak seniman yang nganggur, namun saya belum berani memutuskan untuk iya, kita tunggu bulan depan saja,” jelasnya.
(Nn)

Related

Pemerintahan 845473567315209731

Posting Komentar

emo-but-icon

Advertorial

Iden

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item